Adopsi anak di luar pengadilan Kota Palangka Raya

Hidayah, Noor (2019) Adopsi anak di luar pengadilan Kota Palangka Raya. Masters thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Noor Hidayah I- 17014061.pdf

Download (2MB)
[img] Text
NOoor Hidayah II - 17014061.pdf

Download (801kB)

Abstract

Adopsi anak bukanlah hal baru yang dilakukan masyarakat di Indonesia, melainkan fenomena klasik yang terjadi di masyarakat bahkan telah diatur dalam hukum Islam maupun hukum positif. Pengangkatan anak menurut hukum merupakan pengalihan pengasuhan anak terhadap orang tua angkat dari orang tua kandungnya dan dilakukan menurut aturan hukum yang berlaku. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak menentukan bahwa pengangkatan anak berdasarkan adat istiadat setempat dapat dimohonkan penetapan pengadilan. Hanya saja yang banyak terjadi di masyarakat, khususnya kota Palangka Raya, adopsi anak terjadi di luar pengadilan, tanpa adanya penetapan pengadilan untuk sahnya status hukum anak angkat.

Fokus penelitian ini adopsi anak luar pengadilan di Kota Palangka Raya serta kajian hukum positif terhadap adopsi anak luar Pengadilan di Kota Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah normatif empiris. Secara spesifik penelitian ini bersifat socio-legal dengan langkah-langkah observasi, dokumentasi, wawancara dana analisis 3 (responden) data secara kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan latar belakang 3 (tiga) pasang orang tua angkat yang ada di Kota Palangka Raya mengadopsi anak di luar pengadilan disebabkan beberapa alasan yaitu pertama, tidak adanya pengetahuan tentang prosedur adopsi menurut aturan yang berlaku, kedua masih saling percaya kepada orang tua kandung anak angkat disebabkan masih berasal dari pihak keluarga orang tua angkat, ketiga kekhawatiran orang tua angkat terhadap status anak angkat yang diketahui anak angkat sebelum waktunya dan keempat masalah biaya dan waktu yang panjang untuk mengurus administrasi adopsi hingga keluarnya penetapan pengadilan. Sedangkan kajian hukum positif telah diatur dalam UU Nomor 23 tahun 2002 dan PP Nomor 54 tahun 2007 bahwa pengangkatan anak yang merupakan perbuatan hukum untuk mengalihkan hak anak dari lingkungan kekuasaan orang tua, wali yang sah atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak tersebut, ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkat berdasarkan putusan atau penetapan pengadilan. Hal ini bertujuan agar orang tua dan anak angkat memiliki status kepastian hukum, keadilan dan memiliki kemaslahatan di kemudian hari.

ABSTRACT

Adopt the child is not new issue that happen in Palangka Raya society, but classic phenomenon that happen in society even arranged by Islamic Law and Positive Law. Adopting the child based on the law is a transfer of take care the child toward foster parent from real parent and do according to the prevail law. Act No. 23 Year 2002 about the children’ protection and Government Regulations No. 54 Year 2007 about the implementation adopting child stated that adopting child according to local mores can be requested decision by court. However, often happen in the society, especially Palangka Raya, adopting the child is out of law without any decision from court to legalize the law status of the foster child.

The focus research was adopt the child out of law in Palangka Raya and study about positive law toward adopt the child out of law in Palangka Raya. This research used normatif emprical type. Specifically this research socio-legal with some steps like observation, documentation, interview and analysis three respondents data qualitatively.

The result of this study shows that the background of three pairs of foster parent in Palangka Raya adopt the child out of law because some reasons, first reason is there is no knowledge about adopting procedure according to the prevail law, second reason is there is still belief each other to the real parent of foster children because they still from foster parent, third reason is worrieness foster parent foreknown befor its time the status of foster children and fourth reason is cost and long time the procedure to manage the administrative of adopt until the release decision of law. Meanwhile, study about positive law is arrange in Act No. 23 Year 2002 and Government Regulations No. 54 Year 2007 which state that adopting the child is a law action to transfer the children’ right from the environment of dominant parent, legal custodian or someone else who responsibility for care, education and raise that children to the environment of foster parent according decision of law. The purpose of those things to the foster parent and foster children have legal status in law, justice, and have benefit in the future.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Adopsi Anak;Luar Pengadilan
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012731 al-Luqathah (Temuan) & al-Laqith (Anak Pungut)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012813 Hadhanah (Child Custody, Guardianship)
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga
Depositing User: Unnamed user with email daniaty_marina@yahoo.com
Date Deposited: 01 Sep 2020 07:53
Last Modified: 01 Sep 2020 07:53
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/2544

Actions (login required)

View Item View Item