Framing surat kabar kalteng pos tentang pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia di era Presiden Joko Widodo

Ahmad, Syauqani (2022) Framing surat kabar kalteng pos tentang pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia di era Presiden Joko Widodo. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
SKRIPSI AHMAD SYAUQANI & 1603110382.pdf

Download (1MB)

Abstract

Media menggunakan teknik pembingkaian dalam sebuah peristiwa untuk mengkonstruksi realitas. Hal ini dilakukan dengan penyeleksian isu, di mana media mencoba melakukan pemilihan fakta, aspek mana yang akan ditampilkan dan mana yang tidak, mengalihkan fakta yang lain yang satu dengan fakta yang lain, atau bahkan menutup sisi fakta tertentu. Penelitian ini menganalisis pemberitaaan media cetak Kalteng Pos dalam mengkontruksikan sebuah realitas tentang pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia sehingga makna berita dalam pembingkaiannya dapat tersampaikan kepada khalayak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Kalteng Pos membingkai wacana pemindahan Ibu Kota Negara Indonesa di era Presiden Joko Widodo dalam pemberitaannya?.

Penelitian ini deskripstif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah teks berita Kalteng Pos yang memuat tentang berita pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia periode 19 Agustus – 3 September 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing model Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki.

Berdasarkan hasil analisis terhadap temuan data maka dapat disimpulkan framing pemberitaan Kalteng Pos pada isu pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia menekankan pada dua tema besar. Tema pertama Kalteng Pos menekankan framing pemberitaannya pada aspek historis yang menjadi keunggulan Kalimantan Tengah. Sedangkan pada tema kedua Kalteng Pos menekankan framing pemberitaannya pada aspek siap berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Negara Indonesia yang ditetapkan di Kalimantan Timur.

ABSTRACT

The media uses framing techniques in an event to construct reality . This is done by selecting issues, in which the media tries to select facts, which aspects will be displayed and which will not, divert one fact from another, or even cover certain sides of a fact. This study analyzes the coverage of the Kalteng Pos print media in constructing a reality about the transfer of the Indonesian State Capital so that the meaning of the news in its framing can be conveyed to the public. The formulation of the problem in this research is how Kalteng Pos framed the discourse on moving the capital city of Indonesia in the era of President Joko Widodo in its reporting?

This research is descriptive qualitative. The object of this study is the Kalteng Pos news text which contains news about the transfer of the Indonesian National Capital for the period 19 August - 3 September 2019. The data collection technique used is observation and documentation. The data analysis technique used in this study is the Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki framing analysis model.

Based on the results of the analysis of the data findings, it can be concluded that the framing of the Kalteng Pos news on the issue of moving the Indonesian National Capital emphasizes two big themes. The first theme of Kalteng Pos emphasizes the framing of its reporting on historical aspects which are the hallmarks of Central Kalimantan. Meanwhile, on the second theme, Kalteng Pos emphasizes the framing of its reporting on the aspect of being ready to contribute to the development of the Indonesian National Capital which is set in East Kalimantan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Surat Kabar; Komunikasi
Subjects: TAJUK SUBJEK ISLAM > Filsafat dan Perkembangan > Dakwah > Komunikasi Dakwah
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: puttry puttry ekaputri
Date Deposited: 01 Feb 2024 02:08
Last Modified: 01 Feb 2024 02:08
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/5311

Actions (login required)

View Item View Item