Peran otoritas jasa keuangan (ojk) dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat di Kalimantan Tengah

Ramadan, Ramadan (2021) Peran otoritas jasa keuangan (ojk) dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat di Kalimantan Tengah. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Ramadhan - 1604110066.pdf

Download (1MB)

Abstract

Menurut buku pedoman Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan, mendefinisikan literasi keuangan adalah rangkaian proses atau aktivitas untuk meningkatkan keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), keyakinan (confidence) yang mempengaruhi sikap (attitude) dan perilaku (behaviour) untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan dapat mengatur keuangan mereka sehingga mereka mampu mengelola keuangan dengan lebih baik. Pada dasarnya literasi keuangan syariah sama saja dengan literasi keuangan pada umumnya namun disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan syariah sehingga tidak menimbulkan kerugian baik pada satu pihak maupun pihak yang lain. OJK berkewajiban untuk mengedukasi masyarakat terkait literasi keuangan sebab literasi keuangan tidak akan sampai pada masyarakat bila tidak ada suatu upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun lembaga dalam menyosialisasikan tentang literasi keuangan tersebut. Oleh karenanya, OJK memiliki peran dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat Kalimantan Tengah meskipun ada kendala yang menyertainya.

Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumenter. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di kantor OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Kalimantan Tengah.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejak tahun 2016-2019 OJK telah melakukan 56 kegiatan edukasi literasi keuangan tetapi sangat minim terkait keuangan syariah sehingga peneliti menyimpulkan bahwa peras OJK dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat di Kalimantan Tengah tidak maksimal. Cakupan wilayah, sumber daya manusia, minat masyarakat, serta keterlibatan pemerintah daerah menjadi alasan OJK dengan menganggap hal tersebut sebagai kendala dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat Kalimantan Tengah padahal banyak sekali solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.

ABSTRACT

According to Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia guidebook published by theOtoritas Jasa Keuangan, defining financial literacy is a series of processes or activities to improve skills, knowledge, confidence that affect attitudes and behaviors for improve the quality of decision making and can manage their finances so that they are able to better manage their finances. Basically, Islamic financial literacy is the same as financial literacy in general, but it is adjusted to the provisions of sharia so that it does not cause harm to one party or the other. OJK is obliged to educate the public related to financial literacy because financial literacy will not reach the public if there is no effort made by the government or institutions to socialize financial literacy. Therefore, OJK has a role in increasing Islamic financial literacy for the people of Central Kalimantan despite the obstacles that accompany it.

This type of research is field research and data is obtained from observations, interviews and documentaries. This research uses descriptive analysis with a qualitative approach. The research location was conducted at the OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Central Kalimantan office.

The results of this study indicate that since 2016-2019 the OJK has conducted 56 financial literacy education activities but very few related to Islamic finance, so the researchers concluded that squeezing the OJK in increasing Islamic financial literacy in Central Kalimantan is not optimal. Regional coverage, human resources, public interest, and local government involvement are the reasons for OJK to consider this an obstacle in increasing Islamic financial literacy for the people of Central Kalimantan, even though there are many solutions that can be done to overcome these obstacles.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Literasi Keuangan Syariah, Otoritas Jasa Keuangan
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Islam > Program Studi Perbankan Syariah
Depositing User: puttry puttry ekaputri
Date Deposited: 07 Oct 2022 07:29
Last Modified: 07 Oct 2022 07:29
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/4214

Actions (login required)

View Item View Item