Etos kerja pengurus amil zakat di badan amil zakat nasional provinsi Kalimantan Tengah

Khasanah, Novia (2021) Etos kerja pengurus amil zakat di badan amil zakat nasional provinsi Kalimantan Tengah. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
SKRIPSI NOVIA KHASANAH.pdf

Download (1MB)

Abstract

Abstract

Penelitian ini mengkaji etos kerja amil zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Etos kerja yang tinggi akan mencerminkan SDM yang berkualitas. Dimana dalam pengelolaan zakat akan sangat diperlukan amil zakat yang memiliki etos kerja yang tinggi dan profesional agar pengelolaan zakat berjalan dengan baik. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui bagaimana etos kerja amil zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, (2) Mengetahui profesionalisme amil zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan tengah dan (3) Mengetahui bagaimana relevansi etos kerja amil zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan tengah apakah sudah sesuai dengan amanah Al-Quran Surah At Taubah ayat 103.

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah amil zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah yaitu ketua, staf bidang keuangan dan staf bidang penghimpunan dan pendistribusian BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, dan Mustahik. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Adapun teknik pengambilan data yang digunakan peneliti adalah data collection, data reduction, data display, dan data conclusion.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etos kerja amil zakat rendah dan kurangnya profesionalisme amil zakat disebabkan kurang disiplin waktu, belum memiliki sertifikasi amil, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang rendah, edukasi yang minim, hanya memiliki 6 amil, prasarana yang belum memadai, kurangnya kemauan dan motivasi dari diri amil zakat, penghimpunan dan penyaluran zakat yang belum maksimal, serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Dari hasil tersebut diketahui bahwa etos kerja amil zakat masih belum relevan dengan Al Quran Surah At Taubah 103 karena amil Zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah belum menghimpun zakat maksimal, penyaluran zakat belum merata serta belum adanya laporan keuangan yang teraudit dan audit syariah serta kurangnya jumlah amil zakat dimana BAZNAS hanya memiliki 1 amil lapangan.

ABSTRACT

This study examines the work ethic of amil zakat in BAZNAS, Central Kalimantan Province. A high work ethic will reflect quality human resources. Where in the management of zakat will be needed amil zakat who have a high and professional work ethic so that zakat management runs well. Based on this description, this study aims to: (1) determine the work ethic of amil zakat in BAZNAS, Central Kalimantan Province, (2) find out the professionalism of amil zakat in BAZNAS, Central Kalimantan Province and (3) find out the relevance of the work ethic of amil zakat in BAZNAS, Central Kalimantan Province. Is it in accordance with the mandate of the Qur'an Surah At Taubah verse 103.

This research is a field research using a qualitative descriptive method approach. The subjects in this study were amil zakat in BAZNAS Central Kalimantan Province, namely the chairman, staff in finance and staff in the collection and distribution of BAZNAS Central Kalimantan Province, and Mustahik. The data validation technique uses source triangulation. The data collection techniques used by researchers are data collection, data reduction, data presentation, and data conclusion drawing.

The results of this study indicate that the work ethic of amil zakat is low and the lack of professionalism of amil zakat is due to lack of time discipline, not yet having amil certification, low quality of human resources (HR), minimal education, having only 6 amil, inadequate infrastructure, lack of willingness and motivation of the amil zakat, collection and distribution of zakat that has not been maximized, as well as the lack of transparency and accountability in the management of zakat. From these results, it is known that the work ethic of the zakat amil is still not relevant to Surah At Taubah 103 because the zakat amil in BAZNAS Central Kalimantan Province has not collected the maximum zakat, the distribution of zakat is not evenly distributed and there are no audited financial reports and sharia audits and the lack of amil zakat. BAZNAS only has 1 field amil.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Etos Kerja, Profesionalisme, Amil Zakat
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Islam > Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf
Depositing User: fuah fuah marfuah
Date Deposited: 30 Dec 2021 08:50
Last Modified: 30 Dec 2021 08:50
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/3703

Actions (login required)

View Item View Item