Pemanfaatan limbah ikan menjadi produk bernilai jual ekonomis pada program tatuliti UKM PMEFS Palangka Raya

Azizah, Nurul (2020) Pemanfaatan limbah ikan menjadi produk bernilai jual ekonomis pada program tatuliti UKM PMEFS Palangka Raya. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Nurul Azizah - 1604120543.pdf

Download (1MB)

Abstract

Indonesia merupakan suatu negara dengan luas perairan lebih besar dari pada luas daratan sehingga disebut negara maritim. Potensi kelautan dan perikanan pada tahun 2017 sebesar 12.54 juta/ton. Tentunya banyak yang memanfaatkan potensi tersebut dengan mengolahnya menjadi berbagai produk
olahan hasil perikanan. Seiring dengan semakin banyaknya unit pengolahan perikanan juga diiringi dengan timbulnya masalah lingkungan yang ditimbulkan akibat limbah hasil kegiatan produksi yang perlu penanganan yang tepat. PMEFS
merupakan salah satu UKM yang bergerak dibidang pengolahan hasil perikanan. Selain mengolah daging ikannya juga memanfaatkan limbah hasil kegiatan produksi berupa tulang dan kulit ikan melalui program Tatuliti. Penelitian ini
difokuskan pada dua permasalahan yaitu (1) Bagaimana mekanisme program Tatuliti (Tabungan Tulang dan Kulit Ikan); (2) Bagaimana manfaat pengembangan ekonomi kreatif berbasis limbah tulang dan kulit ikan pada UKM PMEFS.

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah ketua, anggota UKM PMEFS dan Penyuluh Perikanan Kota Palangka Raya. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teknik pengabsahan datanya menggunakan trianggulasi sumber kemudian dianalisis melalui tahapan reduction, display, dan conclusion drawing.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) mekanisme program Tatuliti mengadopsi cara kerja bank sampah yang digagas oleh Bambang Suwerda pada tahun 2008. Adapun alur produksi dimulai dari pengumpulan tulang basah, perebusan, pengeringan, pengumpulan tulang kering sampai penepungan; (2) manfaat pengembangan ekonomi kreatif berbasis limbah tulang dan kulit ikan pada UKM PMEFS menghasilkan manfaat secara ekonomis berupa nilai tambah pada limbah, peningkatan wawasan anggota dalam memanfaatkan limbah menjadi aneka produk olahan pangan dan pencegahan terhadap kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi jika limbah tidak ditangani dengan tepat

ABSTRACT

Indonesia is a country with a water area larger than its land area, so it is called a maritime country. Marine and fisheries potential in 2017 is 12.54 million / ton. Of course, many people take advantage of this potential by processing it into various processed fishery products. Along with the increasing number of fishery processing units, it is also accompanied by the emergence of environmental
problems caused by waste from production activities that need proper handling. PMEFS is one of the SMEs engaged in the processing of fishery products. Apart from processing the fish meat, it also utilizes the waste from production activities in the form of fish bones and skins through the Tatuliti program. This research is focused on two problems, namely (1) How is the Tatuliti program mechanism (Fish Bone and Skin Savings); (2) What are the benefits of developing a creative economy based on bone and fish skin waste in PMEFS SMEs.

This research is field research using a descriptive qualitative research approach. The subjects in this study were the chairman, members of UKM PMEFS, and the Fishery Extension Officer in Palangka Raya City. Data collection techniques by observation, interviews, and documentation. The technique of validating the data uses the triangulation of sources then analyzed through stages of reduction, display, and conclusion drawing.

The results of this study indicate that (1) the mechanism for the Tatuliti program adopts the way the waste bank works which was initiated by Bambang Suwerda in 2008. The production line starts from collecting wet bones, boiling,
drying, collecting shins to shedding; (2) the benefits of developing a creative economy based on bone and fish skin waste in PMEFS SMEs produce economic benefits in the form of added value to waste, increasing members' insight in
utilizing waste into various food processed products and preventing environmental damage that may occur if the waste is not handled properly.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Limbah Ikan
Subjects: 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140204 Economics of Education
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Islam > Program Studi Ekonomi Syariah
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 15 Jan 2021 11:26
Last Modified: 15 Jan 2021 11:26
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/2695

Actions (login required)

View Item View Item