Tipe kepemimpinan kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin di Desa Basirih Hulu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur

Mubarak, Mubarak (2010) Tipe kepemimpinan kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin di Desa Basirih Hulu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Mubarak-0821110945.pdf

Download (615kB)

Abstract

Berawal dari beberapa penilaian yang negatif terhadap Kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin Desa Basirih Hulu baik karena perilakunya kurang baik, sehingga pernah diminta mundur oleh masyarakat muslim sekitar, atau pun karena semakin menurunnya jumlah siswa bahkan tidak adanya siswa yang mendaftar sebagai siswa, merupakan alasan tertariknya penulis melakukan penelitian ini. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana tipe kepemimpinan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin Desa Basirih Hulu dan bagaimana persepsi para guru terhadap tipe kepemimpinan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin Desa Basirih Hulu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tipe kepemimpinan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin Desa Basirih Hulu dan mendeskripsikan persepsi para guru terhadap tipe kepemimpinan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin Desa Basirih Hulu.

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek 1 orang Kepala Madrasah dan 6 orang guru. Data tersebut dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan mendapatkan pengabsahan dari teknik triangulasi sumber serta dianalisis dengan tahapan data collection, data reduction, data display, conclusion dan verification.

Hasil penelitian ini adalah tipe kepemimpinan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Sabillul Muttaqin Desa Basirih Hulu dinilai cenderung otokratis dan milliteristis. Hal ini terlihat dari sikapnya yang menginginkan para guru berdisiplin, sementara dirinya sendiri tidak menunjukkan kedisiplinan itu. Bagi guru yang melakukan kesalahan, ditegur langsung dengan emosi walau di hadapan para guru bahkan orang lain. Termasuk dalam memberikan motivasi kerja, juga dilakukannya pada saat emosi. Dalam masalah keuangan, Kepala Madrasah bersikap tertutup dan cenderung paternalistis, yaitu menganggap guru tidak cakap mengelola keuangan sehingga keuangan madrasah pun di bawah kendalinya bahkan dikelolanya sendiri. Dalam hubungan masyarakat, ia cenderung laissez faire, yakni kurang memperhatikan menurunnya jumlah siswa dan perkembangan madrasah walau ketika diwawancara, ia memberikan alasan logis, terutama karena madrasah diapit dua sekolah negeri. Adapun persepsi guru sendiri, sebagian besar dari mereka seperti guru kelas II, III, guru kelas IV dan 1 orang guru bidang studi mempersepsikan hal yang serupa dengan penilaian di atas, dan hanya sebagian kecil dari mereka seperti guru kelas V dan guru kelas VI yang tidak sepaham dengan persepsi ini, bahkan menunjukkan sikap pasif untuk selalu mengikuti kehendak Kepala Madrasah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Jurusan Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 03 Aug 2020 02:23
Last Modified: 03 Aug 2020 02:23
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/2516

Actions (login required)

View Item View Item