Implementasi peraturan Gubernur nomor 37 tahun 2017 tentang upah minimum regional pada PT.Wana Sawit Subur Lestari 2 di Kecamatan Hanau di Kabupaten Seruyan

Hendra, Hendra (2019) Implementasi peraturan Gubernur nomor 37 tahun 2017 tentang upah minimum regional pada PT.Wana Sawit Subur Lestari 2 di Kecamatan Hanau di Kabupaten Seruyan. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Hendra-14021300035.pdf

Download (971kB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi pembayaran upah karyawan / buruh di bawah dari ketentuan Peraturan Gubernur Nomor 37 tahun 2017 Tentang Upah Minimum Regional. Pembayaran yang dilakukan PT Wana Sawit Subur Lestari 2 tidak sesuai dengan Peraturan Gubernur. Fokus penelitian ini adalah penyebab pembayaran upah di bawah standar dan pengawasan dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.

Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif empiris yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan analisis: penyaringan data, penyajian data, kesimpulan data, serta analisis.

Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab pembayaran upah di bawah dari ketentuan Peraturan Gubernur Nomor 37 tahun 2017 ialah (1) Mekanisme pengupahan yang berdasarkan hasil kerja tidak dapat dipenuhi oleh pekerja/buruh karena target terlalu besar dan berdasarkan jumlah harian kerja yang berdasarkan jam dalam bekerja yaitu 7 jam kerja dalam satu hari dengan upah Rp 80.000,- per-hari. (2) Penyebab pembayaran upah di bawah UMR yaitu tidak adanya kontrak kerja antara pekerja/buruh dengan perusahaan sehingga tidak dapat melakukan tawar-menawar besaran upah dan jenis pekerjaan.(3) pengawasan yang dilakukan oleh pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi masih bersifat pasif sehingga tidak dapat menyentuh ke pekerja/buruh secara langsung dalam permasalahan pengupahan maupun keselamatan kerja.

ABSTRACT

This research was motivated by the payment of employee / laborers' wages under the provisions of Governor Regulation No. 37 of 2017 Regarding Regional Minimum Wages. The Payments made by PT.Wana Sawit Subur Lestari 2 are not in accordance with the Governor's Regulation. The focus of this study was the cause of under-standard payment of wages and supervision of the Manpower and Transmigration department.

The type of this research is an empirical normative research used a qualitative descriptive approachment with stages of analysis: data filtering, data presentation, data conclusions, and analysis.

The results showed that the causes of the wages payment below the provisions of Governor Regulation Number 37 of 2017 were (1) The wage mechanism that is based on the results of work cannot be fulfilled by workers / laborers because the target is too large and based on the number of daily work based on hours of work which is 7 hours of work in one day with a wage of Rp. 80,000.- per day. (2) The cause of wage payments below the minimum wage is the absence of work contact between workers / laborers and companies so that they cannot bargain the amount of wages and types of work (3) supervision carried out by the Manpower and Transmigration Office is still passive so it is not can touch workers / laborers directly on wages and work safety issues.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Upah minimum regional
Subjects: 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140219 Welfare Economics
15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management > 150305 Human Resources Management
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 25 Apr 2020 04:01
Last Modified: 25 Apr 2020 04:04
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/2222

Actions (login required)

View Item View Item