Kompetensi sosial guru pendidikan agama islam di SMK Negeri 1 Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur

Rusadi, Muhammad Rizal (2019) Kompetensi sosial guru pendidikan agama islam di SMK Negeri 1 Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Muhammad Rizal Rusadi-1401111876.pdf

Download (934kB)

Abstract

Guru adalah sosok sentral dalam pendidikan sehingga guru dituntut harus memiliki kemampuan, kecakapan, dan kompetensi. Setiap guru tentunya harus memiliki kompetensi yang harus selalu diasah dan dikembangkan. Pemerintah telah merumuskan empat jenis kompetensi guru, sebagaimana tercantum dalam penjelasan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yaitu ; kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial dan professional. Guru bukan hanya sebatas seorang pengajar di sekolah akan tetapi guru merupakan makhluk sosial yang tidak terlepas dari kehidupan bersosial dengan masyarakat tempat ia tinggal. Penelitian ini ingin mengetahui kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 1 Pulau Hanaut yang meliputi kemampuan guru dalam berkomunikasi secara lisan dan tulisan, kemampuan guru menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, serta masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam berkomunikasi secara lisan dan tulisan, kemampuan guru menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, serta masyarakat sekitar.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian mixed method yaitu penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian.Sumber data dalam penelitian ini adalah guru pendidikan agama islam, para guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua/wali peserta didik SMK Negeri 1 Pulau Hanaut dan masyarakat sekitar. Adapun teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Agar menjamin ke absahan data peneliti menggunakan triangulasi, untuk menguji terhadap berbagai teknik dan sumber. Kemudian data dianalisis dengan 4 tahapan yaitu Data Colellecting, Data Reduction, Data Display, Conclusing Drawing.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru pendidikan agama Islam dalam berkomunikasi secara lisan dengan baik tetapi komunikasi secara tulisan yang belum berjalan dengan baik. 2) Guru menggunakan teknologi informasi dan komunikasi hanya sebatas untuk keperluan komunikasi tetapi tidak digunakan dalam menunjang proses pembelajaran PAI. 3) Guru memiliki hubungan baik dengan tenaga kependidikan, sesama pendidik, peserta didik, orang tua atau wali peserta didik, dan masyarakat sekitar. 4) Guru aktif dalam kegiatan masyarakat dan masuk dalam keanggotaan organisasi desa seperti, LPMD, karang taruna, dan anggota kelompok fardhu kifayah.

ABSTRACT

Teachers are central figures in education so teachers are required to have the ability, skills and competence. Each teacher must certainly have competencies that must always be honed and developed. As in the perspective of national policy, the government has formulated four types of teacher competencies, as stated in the explanation of Government Regulation No. 19 of 2005 concerning National Education Standards, namely; pedagogical, personality, social and professional competencies. The teacher is not only limited to a teacher in the school but the teacher is a social creature that is inseparable from the social life with the community where he lives. This study want to found out the social competencies of Islamic Education teachers at Hanaut 1 State Vocational High School East Kotawaringin Regency which included the ability of teachers to communicate verbally and in writing, the ability of teachers to use information and communication technology, interact effectively with students, fellow educators, education staff, parents / guardians of students, and the surrounding
community.

This study used a mixed method research which is a combination of quantitative and qualitative methods in one study. The source of data in this study is Islamic religious education teachers, teachers, education staff, students parents / guardians of students at Hanaut 1 State Vocational High School and surrounded communities. The data collection techniques through interview techniques, questionnaires, observation, and documentation. In order to guarantee
the validity of the data researchers use triangulation, to test various techniques and sources. Then the data are analyzed by 4 stages, namely Data Collection, Data
Reduction, Data Display, Conclusing Drawing.

The results show that: 1) Islamic education teachers have good at communicating verbally but communicating in writing was not good. 2) Teachers use information and communication technology only for communication purposes but not used to support the Islamic religious education learning process. 3)
Teachers have a good relationship with educational staff, fellow educators, students, parents or guardians of students, and the surrounding community. 4) Teachers are active in community activities and included the membership of village organizations such as, LPMD, youth organization, and member of the fardhu kifayah group.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kompetensi Guru;
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Jurusan Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 25 Apr 2020 03:31
Last Modified: 25 Apr 2020 04:07
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/2220

Actions (login required)

View Item View Item