Pola interaksi guru dengan peserta didik kajian surah Abasa ayat 1-10

Antony, Antony (2019) Pola interaksi guru dengan peserta didik kajian surah Abasa ayat 1-10. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Antony-1401111869.pdf

Download (985kB)

Abstract

Hubungan guru dengan murid didalam proses belajar mengajar merupakan faktor yang sangat menentukan. Bagaimanapun baiknya bahan pelajaran yang diberikan dan sempurnanya metode yang digunakan, namun jika interaksi guru dengan murid tidak harmonis, maka dapat menciptakan suatu hasil yang tidak maksimal. Untuk menjalin hubungan tersebut, seorang guru harus memahami bahwa dalam suatu kelas ada yang tidak dapat dielakkan yaitu adanya perbedaan individu, baik dari aspek biologis, intelektual maupun psikologis. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pola interaksi guru dengan peserta didik kajian surah Abasa ayat 1-10 menurut tafsir Al-Azhar, tafsir Ibnu Katsir, dan tafsir Al-Qurthubi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola interaksi guru dengan peserta didik kajian surah Abasa ayat 1-10 menurut tafsir Al-Azhar, tafsir Ibnu Katsir, dan tafsir Al-Qurthubi.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian Library research. Sumber data dalam penelitian ini primer yaitu tafsir Al-Azhar, tafsir Ibnu Katsir dan tafsir Al-Qurthubi dan skunder yaitu buku pendukung, buku-buku yang menunjang dan berkaitan serta relevan dengan penelitian ini. Instrumen penelitian adalah peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Hasil dari penelitian ini adalah 1). Tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa pola interaksi yang digunakan adalah pola “guru-anak didik-anak didik (tiga arah)”. Maka dapat diilustrasikan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai guru. Sedangkan Kaum Quraisy dan Abdullah Ibnu Ummi Maktum diilustrasikan sebagai murid yang ingin mendapatkan pengajaran dari Nabi Muhammad. 2). Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa pola interaksi yang digunakan juga menggunakan pola “guru-anak didik- anak didik (tiga arah)”. Ibnu Katisr juga menjelaskan bahwa kita sebagai seorang guru harus bersikap adil dan tidak boleh membeda-bedakan murid yang satu dengan murid lainnya, tidak berpikiran negatif terhadap murid dan juga harus berhati-hati dalam mengambil keputusan.3) Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan bahwa pola yang digunakan adalah pola dua arah, dan Al-Qurthubi juga menjelaskan bahwa sorang murid harus mempunyai adab dalam proses pembelajaran, dan bersikap sopan terhadap guru. jika dihubungkan dengan pola interaksi edukatif seharusnya seorang guru yang sedang menerangkan murid tidak boleh menyela apa yang diterangkan oleh guru.

ABSTRACT

The relationship between teacher and student in the teaching and learning process is a very determining factor. However the good learning material provide and the perfect method used, but if the interaction between teacher and student is
not harmonious, then it can create a result that is not optimal. To establish these relationships, a teacher must understand that there is something inevitable in a class that is the existence of individual differences, both from biological, intellectual and psychological aspects. The formulation of the problem in this research is how the pattern of teacher interaction with students of Surah Abasa study verses 1-10 according to Al-Azhar's interpretation, Ibn Kathir's interpretation, and Al-Qurthubi's interpretation. The purpose of this study is to describe the pattern of teacher interaction with students of Surah Abasa study verses 1-10 according to Al-Azhar's interpretation, Ibn Kathir's interpretation, and Al-Qurthubi's interpretation.

This research used the library research method. The primary data sources in this study was Al-Azhar's interpretation, Ibn Kathir's interpretation and Al-Qurthubi's and secondary interpretations, namely supporting books, the books that
supported and related,also relevant to this research. The research instrument was the researcher. Inthisstudythe data collectiontechnique was used the documentation technique. In this study the analysis of the data was used descriptive analysis.

The results of this study are 1). Al-Azhar's interpretation explains that the pattern of interaction used is the pattern of "teacher-students-students (three directions)". Then it can be illustrated that the Prophet Muhammad as a teacher. While the Quraysh and Abdullah Ibn Umm Maktum are illustrated as students who want to get teachings from the Prophet Muhammad. 2). Ibn Kathir's interpretation explains that the pattern of interaction used also uses the pattern of "teacher-students-students (three directions)". Ibn Katisr also explained that we as a teacher must be fair and must not discriminate between students with other students, do not think negatively towards students and also must be careful in making decisions.3) Tafsir Al-Qurthubi explains that the pattern used is a two-way pattern, and the Al-Qurthubi also explains that students must have manners in the learning process, and be polite to the teacher. if related to educative interaction patterns, a teacher who is explaining students should not interrupt what is explained by the teacher

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pola interaksi;
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Keislaman > Tafsir
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Jurusan Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 22 Apr 2020 08:09
Last Modified: 22 Apr 2020 08:10
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/2208

Actions (login required)

View Item View Item