Peranan badan penasehatan pembinaan dan pelestarian perkawinan (bp4) dalam penanganan kasus pra perceraian aparatur sipil negara (asn) kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya

Noor, Wahyuddin (2019) Peranan badan penasehatan pembinaan dan pelestarian perkawinan (bp4) dalam penanganan kasus pra perceraian aparatur sipil negara (asn) kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya. Masters thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Tesis Wahyuddin Noor-17014067.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilandasi pemikiran bahwa aktivitas Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian (BP4) dalam penanganan Kasus Pra perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kementerian Agama (Kemeng) Kota Palangka Raya ini sudah cukup lama, namun peranannya selama ini masih terlihat belum berjalan dengan baik. Hal inilah yang mendorong penulis untuk mengadakan penelitian.
Masalah yang diteliti adalah bagaimana peranan BP4 dalam melaksanakan tugas dan fungsinya menangani kasus pra perceraian ASN Kemenag Kota Palangka Raya?, bagaimana problematika yang dialami BP4 dalam melaksanakan perannya menangani kasus pra perceraian ASN Kemenag Kota Palangka Raya?, bagaimana solusi BP4 dalam melaksanakan perannya menangani kasus pra perceraian ASN Kemenag Kota Palangka Raya?
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peranan BP4 dalam melaksanakan tugas dan fungsinya menangani kasus pra perceraian ASN Kemenag Kota Palangka Raya. (2) Untuk mengetahui problematika yang dialami BP4 dalam melaksanakan perannya menangani perceraian ASN Kemenag Kota Palangka Raya. (3) Untuk mengetahui solusi BP4 dalam melaksanakan perannya menangani perceraian ASN Kemenag Kota Palangka Raya. Adapun Metode Penelitian yang peneliti gunakan adalah Metode Kualitatif Deskriptif dengan beberapa tehnik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Penelitian ini menggunakan jenis Normatif Emperis yang dianalisis secara kualitatif dengan tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dianalisis terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari data yang ada di lapangan, berupa wawancara dengan pihak terkait dalam penelitian penulis. Sasaran dari pengumpulan data primer ini adalah petugas atau Staf BP4 di Kantor Bimas Islam yang bertempat di Gedung Kementerian Agama Kota Palangka Raya. Data sekunder didapat dari data kepustakaan, baik berupa buku-buku, Jurnal Ilmiah.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) tugas dan fungsi dari BP4 Kementerian Agama Kota Palangka Raya adalah sebagai wadah atau sarana mediasi bagi masyarakat khususnya ASN Kota Palangka Raya yang mengalami permasalahan rumah tangga. ASN yang memiliki permasalahan rumah tangga mendapatkan hak untuk dimediasi di BP4 agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan. (2) SOP dalam penyelenggaran tugas dan fungsi BP4 Kementerian Agama Kota Palangka Raya meliputi: adanya laporan, tahap pemanggilan, pembuatan surat resmi keputusan akhir dari hasil pemanggilan.(3) problem yang dihadapi oleh BP4 dalam pelaksanaannya terdiri dari problem internal dan problem eksternal. Problem internal seperti tidak adanya anggaran tunjangan terhadap pegawai BP4 dan kurangnya kekuatan hukum
BP4 dalam melakukan pemanggilan terhadap yang berselisih sehingga yang bersangkutan cenderung mengabaikan panggilan tersebut. Problem eksternal seperti keegoisan dari masing-masing pihak yang berselisih ketika pelaksanaan mediasi sehingga memunculkan situasi yang kurang kondusif. (4) adapun solusi yang diberikan penulis adalah sebagai berikut: (a) perlu kordinasi secara intens dari pihak BP4 ke pihak Pemerintah Kota. (b) Perlunya pengelolaan arsip yang efektik dan efisien baik secara eletronik maupun non eletronik yang ditunjang oleh Tim Pengelola yang kredibel di bidang pengarsipan tersebut.

ABSTRACT

This research is based on the thought that the activities of the Advisory Board for Guidance and Conservation (BP4) in handling the Pre-Divorce Case of the State Civil Apparatus (ASN) at the Office of the Ministry of Religion (Kemeng) of Palangka Raya City have been around for quite a long time, but its role so far has not been seen well. . This is what drives the author to conduct research.
The problem studied is how is the role of BP4 in carrying out its duties and functions in handling pre-divorce cases in the Ministry of Religion of Palangka Raya City ?, how is the problem experienced by BP4 in carrying out its role in handling pre-divorce cases in the Ministry of Religion in Palangka Raya City, how is BP4's solution in carrying out its role in handling cases pre-divorce ASN Ministry of Religion Palangkaraya City?
This study aims (1) to determine the role of BP4 in carrying out its duties and functions in handling pre-divorce cases at the Ministry of Religion in Palangkaraya City. (2) To find out the problems experienced by BP4 in carrying out its role in handling the divorce of the Ministry of Religion in Palangkaraya City. (3) To find out the BP4 solution in carrying out its role in handling the divorce of the Ministry of Religion in the City of Palangka Raya. The research method that researchers use is a descriptive qualitative method with several data collection techniques such as observation, interviews, and documentation.This study uses a Normative Emperis type which is analyzed qualitatively by data collection
consisted of primary data and secondary data. Primary data derived from data in the field, in the form of interviews with relevant parties in the author's research. The target of this primary data collection are officers or staff of BP4 in the Office of Islamic Community Guidance, which is located in the Ministry of Religion Building, Palangka Raya City. Secondary data obtained from library data, both in the form of books, scientific journals.
The results of this study are as follows: (1) the tasks and functions of the BP4 of the Ministry of Religion of Palangka Raya City are as a medium or means of mediation for the community, especially the Palangkaraya City ASN who experience household problems. ASN which has household problems has the right to be mediated at BP4 so that the problem can be resolved. (2) SOP in carrying out the duties and functions of the BP4 of the Ministry of Religion in Palangka Raya City includes: a report, a summoning stage, making a formal letter of final decision of the summons, (3) the problems faced by BP4 in its implementation consist of internal and external problems. Internal problems such as the lack of allowance budgets for BP4 employees and the lack of legal force of BP4 in making summons to disputes so that those
concerned tend to ignore the summons. External problems such as the selfishness of each party who disagree when conducting mediation so as to create a situation that is less conducive. (4) As for the solutions provided by the author are as follows: (a) it needs intense coordination from the BP4 to the City Government. (b) The need for effective and efficient archive management both electronically and non-electronically supported by a credible Management Team in the archiving field.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Peran BP4; Perceraian ASN
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012807 Talaq & Khulu' (Divorce)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012826 Bimbingan & Penyuluhan Pernikahan (Marital Counselling)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012899 Islamic Family Law not elsewhere classified
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 27 Feb 2020 02:01
Last Modified: 27 Feb 2020 02:01
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1998

Actions (login required)

View Item View Item