Dampak ekonomi atas implementasi peraturan daerah terhadap relokasi usaha warung tenda di kawasan Yos Sudarso Palangka Raya

Hasan, Muhammad (2018) Dampak ekonomi atas implementasi peraturan daerah terhadap relokasi usaha warung tenda di kawasan Yos Sudarso Palangka Raya. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Muhammad Hasan - 1402120320.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kebijakan yang dilakukan Pemkot Palangka Raya dalam merelokasi pedagang kaki lima warung tenda yang terletak di kawasan Yos Sudarso dekat bundaran besar sekarang menjadi sebagai ruang terbuka hijau untuk memperindah dan mempercantik tatanan kota Palangka Raya. Seharusnya usaha ini menjadi salah satu solusi pemecahan masalah ekonomi yang didasarkan atas kepentingan masyarakat, akan tetapi Pemkot Palangka Raya pada pelaksanaannya dalam merelokasi PKL tidak sesuai harapan mereka karena masih jauh dari pusat kota Palangka Raya, yaitu jalan Yos Sudarso ujung. Di samping itu proyek ini dikerjakan begitu lama sehingga menyebabkan ketidakpastian terhadap lokasi baru, sehingga PKL menggelar dagangannya berpencar karena lokasi sementara yang disediakan Pemkot Palangka Raya sebelum pindah ke lokasi baru tidak bisa menampung keseluruhan pedagang. Jadi, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi kebijakan relokasi yang dilakukan Pemkot Palangka Raya. Beranjak dari rumusan masalah: yaitu (1) Bagaimana efektivitas pelaksanaan relokasi terhadap pedagang warung tenda yang dilakukan pemerintah? (2) Bagaimana dampak relokasi yang dilakukan pemerintah terhadap pedagang warung tenda?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Pemkot Palangka Raya dan pedagang kaki lima yang terkena relokasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik-teknik pengabsahan datanya menggunakan triangulasi metode dan sumber, dengan mengumpulkan data dan informasi sejenis dari berbagai sumber yang berbeda. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif, yaitu analisis menggunakan empat tahap; yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan verifikasi/kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan relokasi terhadap pedagang warung tenda yang dilakukan pemerintah kota Palangka Raya masih kurang efektif, karena dalam merumuskan kebijakan pedagang tidak diberikan kesempatan memberikan masukan terhadap lokasi baru, sehingga kebijakan yang sudah dirumuskan dan dilaksanakan Pemkot Palangka Raya terlihat kurang siap. Dampak relokasi yang dilakukan pemerintah terhadap pedagang warung tenda ada dua aspek; yaitu (1) aspek positif, bahwa relokasi yang dilakukan Pemkot Palangka untuk memperindah wajah Kota Palangka Raya dengan dibangunnya RTH (ruang terbuka hijau) tempat untuk bersantai masyarakat semakin banyak, disisi lain lokasi baru yang dijadikan tempat relokasi pedagang warung tenda di buat semenarik mungkin dengan fasilitas yang terbilang lengkap untuk dijadikan tempat wisata kuliner sehingga kedepannya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Yos Sudarso Ujung, (2) aspek negatif, bahwa pendapatan pedagang warung tenda mengalami penurunan yang signifikat dari 100% menjadi kurang dari 50% setelah dilakukan relokasi sementara sebelum lokasi baru siap di operasikan, dan RTH yang baru tidak memberikan kontribusi pendapatan asli daerah kota Palangka Raya.

ABSTRACT

The policy of Palangka Raya City Government in relocating the street vendors of the tent stalls located in Yos Sudarso area near a large roundabout is now becomes a green open space to beautify and beautify the Palangka Raya city order. This effort should be one solution of economic problem solving based on the interests of the community, but Palangka Raya City Government of in its implementation in relocating street vendors is not as expected because they are still far from downtown Palangka Raya, it is at the end of Yos Sudarso street. In addition, the project was done for so long that it caused uncertainty about the new location, so the street vendors in selling their merchandise dispersed because the temporary location provided by the municipality of Palangkaraya before moving to a new location could not accommodate the entire sellers. So, the purpose of this study is to know and analyze how the implementation of the relocation policy in the Palangka Raya City Government. Going from the formulation of the problem: they are (1) How is effectiveness of the relocation of the tent stalls which is done by the government? (2) How is the impact of the government's relocation on the tent stalls?.
This research uses descriptive qualitative research method. The subjects of this research are the city government of Palangka Raya and the street vendors who are relocated. Technique of data collecting done by observation, interview, and documentation. The data validation techniques use triangulation of methods and sources, by collecting similar data and information from different sources. Data analysis in this research uses interactive model, that is analysis using four stages; consist of data collection, data presentation, data reduction, and verification / conclusion.
The result of the research shows that the effectiveness of the relocation of tent stall sellers in Palangkaraya city government is still less effective because in formulating the policy,the merchants were not given the opportunity to give opinion about the new location, so that the policy that has been formulated and implemented by Palangka City Government looks less ready. The impact of the government's relocation on tent stalls is two aspects; they are (1) the positive aspect, that the relocation done by Palangka City Government to beautify the scenery of Palangkaraya City with the construction of green open space where to relax society more and more, on the other side the new location used as relocation place of tent stalls made as attractive as possible a complete facility to serve as a culinary tour so that the future will accelerate the economic growth in Yos Sudarso Ujung region, (2) the negative aspect, that the income of tent stall sellers decreased significantly from 100% to less than 50% after temporary relocation prior to location is ready for operation, and the new green open space does not contribute to the original income of the city of Palangka Raya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dampak ekonomi;
Subjects: 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140199 Economic Theory not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Islam > Program Studi Ekonomi Syariah
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 17 May 2019 01:56
Last Modified: 17 May 2019 01:56
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1549

Actions (login required)

View Item View Item