Manajemen ekstrakurikuler pendidikan agama islam di SMA Negeri I Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah

Subiono, Subiono (2018) Manajemen ekstrakurikuler pendidikan agama islam di SMA Negeri I Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. Masters thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Abstrak.pdf

Download (644kB)
[img] Text
Isi Tesis Subiono - 15013100.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pada saat ini perkembangan teknologi komunikasi dan informasi mengalami kemajuan yang pesat. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi tersebut membawa dampak yang besar pada semua aspek kehidupan masyarakat termasuk perilaku peserta didik di sekolah baik itu yang positif maupun negatif. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut terutama dikalangan pelajar, maka kegiatan ekstrakurikuler PAI mempunyai pengaruh yang positif terhadap perilaku siswa, hal tersebut disebabkan minimnya jam tatap muka PAI di sekolah yang hanya 2 JTM perminggunya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai : 1 ) Perencanaan program ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, 2 ) Pelaksanaan program kegiatan ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Pangkalan Bun dan, 3 ) Evaluasi program kegiatan ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Pangkalan Bun.
Jenis penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif Kualitatif , maksudnya adalah data diperoleh dengan memulai observasi , kegiatan wawancara yang mendalam dengan subyek penelitian yaitu kepala Sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru pendidikan agama Islam, ketua komite sekolah dan remaja masjid dan studi dokumentasi. Data di analisis dengan analisis interaktif melalui 3 kegiatan yaitu redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh dengan credibility, tranferability. defendebility dan confermability.dalam bentuk uraian.
Hasil penelitian menujukkan bahwa 1 ) perencanaan kegiatan ekstrakurikuler PAI sudah dibuat dengan melibatkan kepala sekolah, komite sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan guru agama Islam, baik itu perencanaan jenis kegiatan. anggaran, pembimbing, tempat dan waktu. 2).Jenis kegiatan telah di bedakan berdasarkan kelompok sasaran baik itu kegiatan yang harus diikuti oleh semua siswa, perwakilan siswa maupun kegiatan yang didasarkan pada minat dan bakat. 3 ). Sumber pendanaan ada yang berasal dari dana BOP , iuaran siswa, infaq dan shadaqah dan sumber lain yang tidak mengikat. 4 ). Pelaksanaan evaluasi kegiatan dilakukan dalam bentuk :evaluasi setiap minggu, bulan, dan tiap akhir tahun kemudian dilaporkan kepada kepala sekolah.
Secara umum tidak ditemukan kendala yang cukup menonjol baik berkaitan dengan pembimbing, pendanaan, maupun sarana dan prasarana, kendala yang dihadapi adalah adanya beberapa jenis kegiatan yang kurang peminat seperti kegiatan hadrah/ rebana dan tilawah Al-qur’an.

Abstract

At this time, the development of communication and information technology is progressing rapidly. The development of communication and information technology brings a great impact on all aspects of life society including the behavior of students in the school whether positive or negative. To reduce the negative impact especially among students, the extracurricular activities of PAI have a positive influence on student behavior, it is caused by the lack of face-to-face meeting of PAI at the school which only taking 2 hours per week.

This study aims to examine more in depth about: 1) Planning extracurricular program of Islamic Education (PAI) in SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, 2) Implementation of extracurricular activities program of PAI in SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, and 3) Evaluation of extracurricular activities program of PAI in SMA Negeri 1 Pangkalan Bun.

This research used qualitative descriptive approach, the data is obtained by starting observation, in-depth interview activity with research subjects that are the headmaster, vice headmaster of student field, Islamic education teacher, head of school committee, youth of mosque, and documentation. Data is analyzed with interactive analysis through 3 activities namely data reduction, data presentation, and conclusion. The validity of the data is obtained by credibility, tranferability, defendebility, and confermability.in the form of description.

The results showed that 1) the planning of extracurricular activities of PAI has been made by involving headmaster, school committee, vice headmaster of student field, and teachers of Islamic religion, whether it is planning activities type, budget, mentors, place, and time. 2) The type of activity has been differentiated based on the target group whether it is an activity to be followed by all students, student representatives as well as activities based on interests and talents. 3) Funding sources come from BOP funds, student feedback, infaq and shadaqah, and other non-binding sources. 4) Implementation of the evaluation activities carried out in the form of: evaluation every week, every month, and at the end of each year which later reported to the headmaster.

In general, there are no significant obstacles related to mentors, funding, and facilities and infrastructure, the obstacles are the existence of some types of activities that are less interested in activities such as hadrah/rebana and Al-Qur’an recitations .

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Manajemen; Ekstrakurikuler; Pendidikan Agama islam
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 09 May 2019 01:30
Last Modified: 09 May 2019 01:30
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1493

Actions (login required)

View Item View Item