Strategi pengelolaan zakat di Lembaga Amil Zakat (Laz) Nurul Fikri Zakat Center dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Tengah

Haryanto, Dwi (2018) Strategi pengelolaan zakat di Lembaga Amil Zakat (Laz) Nurul Fikri Zakat Center dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Tengah. Masters thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Isi Tesis Dwi Haryanto - 16015028.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pengumpulan dan panyaluran dana zakat, infak dan sedekah kepada mustahiq merupakan tujuan utama dari Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Organisasi Pengelola Zakat harus mengelola dana dengan baik, laporan keuangan yang transparan dan biaya yang operasional yang efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penghimpunan, penyaluran, pengelolaan biaya operasional serta penerapan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK 109.
Penelitian ini menggunakan dua objek yaitu Lembaga Amil Zakat Nurul Fikri Zakat Center dan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Tengah Provinsi Kalteng. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif komparatif yang berarti membandingkan dua objek.
Hasil dari penelitian ini yaitu pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah di LAZ Nurul Fikri Zakat Center sudah berjalan dengan baik dengan adanya program–program yang dijalankan serta media yang digunakan untuk mempublikasi kegiatan yang dilaksanakan. Dengan publikasi kegiatan penyaluran zakat infak dan sedekah, masyarakat menjadi percaya kepada LAZ Nurul Fikri bahwa dana yang meraka titipkan untuk disalurkan di LAZ Nurul Fikri tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.
Selanjutnya pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah sudah dilakukan dengan baik dengan cara melakukan kerjasama dengan instansi pemerintahan yang berada di bawah koordinasi pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pengelolaan biaya operasional LAZ Nurul Fikri dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terhadap tingkat penghimpunan dana zakat infak dan sedekah untuk kepentingan amil zakat efisien. Penggunaan biaya operasional terhadap hak amil oleh LAZ Nurul Fikri pada tahun 2015 melebihi jumlah yang ditetapkan.
Penerapan PSAK 109 pada LAZ Nurul fikri sudah dilakukan namun masih ada beberapa bagian yang belum lengkap sedangkan penerapan PSAK 109 pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah belum lakukan, namun BAZNAS Kalimantan Tengah tetap membuat laporan keuangan sebagai bentuk catatan atas transaksi keuangan.

ABSTRACT

Fundraising and distributing Zakat, infaq and donations to mustahiq (One who receives Zakat) is the main objective of the Zakat Management Organization (OPZ). To increase the trust of the community, Zakat Management Organization must be able to manage finances and operational costs efficiently. This study is aimed at explaining the strategy of collection, distribution, control of operational costs and the application of financial statements in accordance with PSAK 109. The study uses two Objects of research: Amil Zakat Institution Nurul Fikri Zakat Center and National Amil Zakat Agency of Central Kalimantan Province. The research approach used in this study is qualitative comparative approach which means comparing between two objects.
The result of the study is that collection and distribution of zakat, infaq and alms at LAZ Nurul Fikri Zakat Center has run well with the existing programs and media used to publish the activities undertaken. With the published activities of the distribution of zakat infak and alms, people believe in LAZ Nurul Fikri that the funds they paid to be distributed in LAZ Nurul Fikri were channeled well and on target. Furthermore, the distribution of zakat, infaq and alms in BAZNAS of Central Kalimantan Province is done through cooperating with the agencies under the government of Central Kalimantan Province.
Operational cost management LAZ Nurul Fikri and BAZNAS Central Kalimantan Province toward the degree of accumulating zakat infaq and alms funds are done for the benefit of an efficient zakat amil. The use of operational costs for amil rights by LAZ Nurul Fikri in 2015 is higher amount as determined.
The implementation of PSAK 109 on LAZ Nurul fikri has been done but there are still some parts having not been completely implemented yet. Meanwhile, BAZNAS of Central Kalimantan keeps making financial statement as a form of note on financial transactions.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Zakat; Lembaga Amil Zakat
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Ekonomi Syariah
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 12 Apr 2019 02:27
Last Modified: 16 Apr 2019 02:03
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1440

Actions (login required)

View Item View Item