Aktualisasi dualisme zakat dan pajak pada masa kekhalifahan ‘umar ibn khat{t{ab dan relevansinya dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Suradilaga, Aris Sunandar (2018) Aktualisasi dualisme zakat dan pajak pada masa kekhalifahan ‘umar ibn khat{t{ab dan relevansinya dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masters thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Tesis Aris Sunandar Suradilaga - 16014026.pdf

Download (2MB)

Abstract

Negara Republik Indonesia bukanlah negara atau pemerintahan Islam karena pemungutan hasil harta kepemilikan ada dualitas sistem penarikan (double tax) antara zakat dan pajak bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarahnya zakat dan pajak bagi umat Islam pada masa kekhalifahan ‘Umar Ibn Khat}t}ab menjadi dualisme dalam sistem pendapatan baitul ma>l, kemudian dihubungkan dengan kondisi ekonomi negara Republik Indonesia. Fokus masalah dalam tesis ini adalah bagaimana sejarah dulaisme zakat dan pajak pada masa kekhalifahan ‘Umar Ibn Khat}t}ab, alasan terjadinya dualisme zakat dan pajak pada masa kekhalifahan ‘Umar Ibn Khat}t}ab, dan aktualisasi zakat dan pajak pada masa kekhalifahan‘Umar Ibn Khat}t}ab dan relevansinya dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Metode penelitian ini ialah library research dengan sistem historical approach atas peristiwa masa silam, kemudian dihubungkan dengan kebijakan yang sama di Pemerintah Indonesia. Penggalian bahan dalam penelitian ini yaitu buku-buku yang berkaitan dengan zakat dan pajak pada masa ‘Umar Ibn Khat}t}ab lalu dihubungkan dengan keberlakuan hukum zakat dan pajak di Indonesia. Analisis penelitian yaitu dengan memadukan hukum zakat dan pajak yang berlaku pada masa ‘Umar Ibn Khat}t}ab dihubungkan dengan kebijakan Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme zakat dan pajak pada masa kekhalifahan ‘Umar Ibn Khat}t}ab di negara Indonesia memiliki perbedaan dan persamaan yang begitu signifikan yaitu; Pertama, persamaan yang begitu jelas ialah berlakunya dualitas penarikan (double tax) antara zakat dan pajak (‘us}r) bagi umat Islam di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan di masa kekhalifahan ‘Umar Ibn Khat}t}ab, pajak perdagangan (‘us}r) atau bea cukai merupakan pemasukan baitul ma>l serta pendistribusian zakat dan pajak pun juga mempunyai kesamaan antara kekhalifahan ‘Umar Ibn Khat}t}ab di masa sekarang dengan memperhatikan fakir miskin sebagai faktor utama dalam pendistribusian zakat dan pajak. Kedua, perbedaan mekanisme antara zakat dan pajak ialah berlakunya dualisme makanisme pengelolaan dan pendistribusian zakat dan pajak, di mana zakat hanya berlaku bagi kesadaran individu umat Muslim di Indonesia untuk menyerahkan hartanya kepada Badan Amil Zakat (BAZ) atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) tidak termasuk dalam tuntutan dan kewajiban dasar keuangan negara seperti masa kekhalifahan ‘Umar Ibn Khat}t}ab. Adapun pajak merupakan kewajiban dan tuntutan bagi masyarakat seluruh Indonesia dalam keuangan negara, serta pendistirbusiannya bisa berubah kapanpun sesuai keadaan dan kebutuhan negara.

ABSTRACT

The State of the Republic of Indonesia is’nt a state or an Islamic government because the collection of property has a duality of a system of withdrawal between zakat and taxes for Muslims. This study aims to examine the history of zakat and taxes for Muslims during the Caliphate ‘Umar Ibn Khat}t}ab into dualism in the baitul mall income system, then connected with the economic conditions of the Republic of Indonesia. The focus of the problem in this thesis is how the history of zalcat dacism and taxation during the Caliphate of ‘Umar Ibn Khat}t}ab, the reason for zakat dualism and taxes during the Caliphate ‘Umar Ibn Khat}t}ab, and the actualization of zakat and taxes during the Caliphate ‘Umar Ibn Khat}t}ab and its relevance to the Unitary State of the Republic of Indonesia.
This research method is literature research with historical research system on past events, then connected with the same policy in Government of Indonesia. The extraction of materials in this study, namely books relating to zakat and tax in the period of ‘Umar Ibn Khat}t}ab then related to the enforcement of zakat and tax laws in Indonesia. Analysis of research that is by combining zakat law and tax applicable at the time of ‘Umar Ibn Khat}t}ab associated with the policy of Indonesia.
The results showed that the mechanism of zakat and taxes during the Caliphate ‘Umar Ibn Khat}t}ab in the country of Indonesia has a difference and a very significant equation that; First, the equation that is so clear is the enactment of the duality of double tax between zakat and tax (us}r) for Muslims in Indonesia. This is evidenced by the caliphate of ‘Umar Ibn Khat}t}ab, trade tax (‘us}r) or customs is the inclusion of baitul mall and the distribution of zakat and taxes also have similarities between Caliph ‘Umar Ibn Khat}t}ab in the present by paying attention to the poor as a major factor in the distribution of zakat and taxes. Second, the difference between the mechanism of zakat and tax is the dualism of eating and zakat management and distribution of taxes, in which zakat applies only to individual awareness of Muslims in Indonesia to surrender their wealth to the Amil Zakat Agency (AZG) or the Institute of Amil Zakat (IAZ) excluding in the basic demands and obligations of state finances such as the Caliphate of ‘Umar Ibn Khat}t}ab. The tax is the obligation and demands for the people of Indonesia throughout the state finances, and its pendistirbusiannya can change anytime according to state and state needs.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Zakat; Pajak
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012728 Jizya, Kharaj, 'Ushr, Pajak (Tax)
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 11 Apr 2019 03:50
Last Modified: 11 Apr 2019 03:50
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1438

Actions (login required)

View Item View Item