Kekuatan pembuktian saksi testimonium de auditu dalam perkara perceraian di pengadilan agama palangkaraya (studi terhadap putusan nomor 0309/pdt.g/2017/pa.plk.)

Noorlaily, Aprilia (2018) Kekuatan pembuktian saksi testimonium de auditu dalam perkara perceraian di pengadilan agama palangkaraya (studi terhadap putusan nomor 0309/pdt.g/2017/pa.plk.). Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Aprilia Noorlaily - 1402110443.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini ialah dalam salah satu pertimbangan hukumnya yang tertulis dalam putusan Nomor 0309/Pdt.G/2017/PA.Plk majelis hakim menjatuhkan putusan dengan dasar hanya dari dua saksi testimonium de auditu, padahal kesaksian testimonium de auditu tidak diperkenankan karena keterangan itu tidak mengenai peristiwa yang dialami sendiri, berdasarkan hal tersebut, peneliti akan mengkaji dan mendalaminya dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara perceraian berdasarkan Saksi testimonium de auditu di Pengadilan Agama Kota Palangka Raya (Putusan Nomor 0309/Pdt.G/2017/PA.Plk)?, dan (2) Bagaimana kekuatan pembuktian saksi testimonium de auditu dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Kota Palangka Raya (Putusan Nomor 0309/Pdt.G/2017/PA.Plk)
Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Untuk memperoleh data sebagai alat/sarana menunjang penelitian disamping peneliti menggunakan metode dokumentasi (mempelajari berkas), wawancara dengan tiga hakim juga dengan studi pustaka yaitu dengan mempelajari buku-buku mengenai testimonium de auditu, kemudian dianalisis berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.
Hasil penelitian yang peneliti dapatkan adalah sebagai berikut:(1) Pertimbangan hakim dalam memutus perkara perceraian berdasarkan saksi testimonium de auditu di Pengadilan Agama Kota Palangka Raya (Putusan Nomor 0309/Pdt.G/2017/PA.Plk) yakni rumah tangga antara penggugat dan tergugat sudah tidak ada harapan akan rukun lagi maka dari itu hakim memutus terjadinya perceraian, meskipun saksi yang dibawa oleh penggugat merupakan saksi testimonium de auditu namun kesaksian tersebut tidak bertolak belakang dengan fakta yang ada dan hakim dapat menarik persangkaan bahwa memang terjadi perselisihan dan pertengkaran antara penggugat dan tergugat. (2) kekuatan saksi de auditu hanya dijadikan bukti permulaan atau bukti petunjuk dan tidak harus dibuang. Testimonium de auditu tidak digunakan sebagai alat bukti langsung tetapi kesaksian de auditu dikonstruksi sebagai alat bukti persangkaan dengan pertimbangan yang objektif dan rasional dan persangkaan itu dapat dijadikan dasar untuk membuktikan sesuatu.

ABSTRACT

Background of this study was about one of law considerations enacted on Decision Number 0309/Pdt.G/2017/PA.Plk the judges reached decision by only based on two witnesses testimony de auditu eventhough they were not allowed to be witness because of undirectly experienced the case. Based on the aforementioned above, there were research problems formulated as in follow: (1) How is the consideration of judges decided based on the witness testimony de auditu in religious court Palangka Raya? (2) How strength is the witness testimony de auditu in taking decision about divorce case in Religious Court Palangka Raya? (bases on Decision Number 0309/Pdt.G/2017/PA.Plk).
This study was denote as the result finding of field study by using qualitative design. The data was gatheredby using some research instruments namely documentation (investigating the case archieve), interview that has been conducted with three judges, and library research learning the book about witness testimony de auditu.
The data was analyzed based on the evidence happened in the field. The result findings revealed that (1) consideration of judges in taking decision toward the divorce case based on the witness testimony de auditu in religious court in Palangka Raya (Decision Number 0309/Pdt.G/2017/PA.Plk) was that there is no hope for finding harmonious between accuser and defendant as couple, the judges took decision for a divorce eventhough the witness brought by defendant was from testimony de auditu however the it was not contradictory with the fact existed and the judges could reach suspicion that indeed therewas a conflict between the couple (2) the strength of witness testimony de auditu was only made for the first evidence of first clue and it should not be ignored. The witness was not as direct evidence, but it could be constructed as suspicion evidence could be the very first step for proving that something happened.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perceraian
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012807 Talaq & Khulu' (Divorce)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Syariah > Program Studi al-Akhwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 29 Jan 2019 02:49
Last Modified: 29 Jan 2019 02:49
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1304

Actions (login required)

View Item View Item