The correlation between students’L1 frequency use and their l2 speaking ability scores at IAIN Palangka Raya

Sari, Novita (2017) The correlation between students’L1 frequency use and their l2 speaking ability scores at IAIN Palangka Raya. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi Novita Sari - 1301120847.pdf

Download (1MB)

Abstract

The students success in speaking for the foreign language can be influenced by some aspect, in this case, L1 frequency use. When the learners have high L1 frequency use in foreign language class, they may become difficulty to increase their ability and get language acquisition. The purpose of this study was to find out the correlation between the two variables, they are students’ L1 frequency use and their L2 speaking ability scores in speaking class. For this study the researcher took a class of 3th semester students of English department at IAIN Palangka Raya of 2016/2017 year as the participants. On taking the sampling, the researcher used cluster sampling which helped to get the data needed.
This research used correlation design with quantitative approach. For the instrument, the researcher used two kinds of instruments to collect the data of two
variables. The first instrument is questionnaire sheet that contains of 25 items with 5 point Likert-Scale. This questionnaire used to measure students L1 frequency use. And the second instrument is students’ speaking test. From the test the researcher got the score which is compared with another variable to measure the correlation of each other. The researcher used inter-rater reliability to measure the reliable of the test instrument with the speaking lecturer as the second rater. In measuring the correlation the researcher took a theory of Pearson Product Moment which calculated by SPSS program.
The finding of this research showed the result of r calculation for students’ L1 frequency use and their speaking test is -.220. Based on the table of interpretation of r value, the result of r calculated (-.220). This value shows that there is a negative correlation. From the significance (2 tailed), researcher get the score .301. It means r>0.05 which showed Ho cannot be rejected. The result explained that there is no correlation between two variables, students’ L1 frequency use and their L2 speaking ability scores of 3th semester students of English Department at IAIN Palangka Raya.

ABSTRAK

Kesuksesan mahasiswa dalam berbicara bahasa asing dapat dipengaruhi oleh beberapa aspek. Dalam kasus ini ialah frekuensi penggunaan B1. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari hasil perhitungan korelasi antara kedua variable yaitu frekuensi penggunaan B1 (bahasa pertama) siswa dengan skor kemampuan berbicara B2 (bahasa kedua) mereka di kelas bahasa. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sampel dari mahasiswa semester 3 Pogram Studi Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Palangka Raya tahun ajaran 2016/2017. Pada pengambilan sample, peneliti menggunakan teknik cluster sampling untuk membantu pengumpulan data yang diperlukan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan quantitatif dalam model korelasi. Instrumen atau alat yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data terbagi dalam dua jenis. Pertama, questionnaire (daftar pertanyaan) yang berisi 25 pernyataan dengan 5 skala penilaian, yang digunakan untuk mengukur frekuensi penggunaan B1 siswa dalam proses bembelajaran di kelas bahasa. Instrumen kedua yaitu tes berbicara. Dari tes ini penulis akan mendapatkan nilai yang selanjutkan akan dibandingkan kedua variable dan mencari hubungan (korelasi) antara keduannya. Dalam pengambilan nilai berbicara siswa, peneliti menggunakan uji reliabilitas inter-rater untuk mengukur reliabilitas tes dengan dosen pengampu mata kuliah tersebut sebagai rater kedua. Penghitungan hubungan dari kedua data tersebut menggunakan teori dari Pearson Product Moment yang dihitung menggunakan program SPSS.
Pada hasil analisis penelitian, telah menunjukkan hasil korelasi dari frekuensi penggunaan B1 siswa dengan hasil tes berbicara yaitu bernilai -.220. Nilai ini menunjukkan adanya korelasi negatif dari kedua variable. Hasil ini dilihat dari tabel perkiraan korelasi nilai -.220 menunjukkan kekuatan korelasi dari kedua variable tersebut sangat rendah. berdasarkan nilai signifikansi (2 tailed) peneliti mendapatkan hasil .301. Hal ini berarti bahwa p>0.05 (5%) dimana Ho lah yang diterima. Dari hasil hipotesis tersebut dapat dinyatakan bahwa tidak ada hubungan antara dua variabel yaitu tingkat frekuansi penggunaan B1 siswa dan hasil tes berbicara B2 pada mahasiswa semester 3 Pendidikan Bahasa Inggris di IAIN Palangka Raya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: berbicara bahasa asing
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2003 Language Studies > 200302 English Language
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Jurusan Pendidikan Bahasa > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 09 Oct 2018 02:32
Last Modified: 09 Oct 2018 02:32
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1187

Actions (login required)

View Item View Item