Tes keperawanan sebagai syarat calon istri anggota Tentara Nasional Indonesia dalam perspektif hukum islam

Rusadi, Imron (2017) Tes keperawanan sebagai syarat calon istri anggota Tentara Nasional Indonesia dalam perspektif hukum islam. Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img] Text
SKRIPSI IMRON RUSADI - 1302110424.pdf

Download (1MB)

Abstract

Di dalam instansi TNI, seorang wanita yang akan menikah dengan anggota TNI diharuskan melakukan tes kesehatan yang di dalamnya termasuk tes keperawanan. Hal ini tidak pernah dianjurkan Alquran, sunah, maupun dipraktikkan oleh para sahabat dan tabiʻin. Oleh karena itu, masalah ini perlu dikaji dalam perspektif hukum Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian sosiologi hukum Islam. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan uṣūl fikih melalui teori maqāṣid asy-syarī‘ah dan teori aż-żarīʻah. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang istri TNI. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui latar belakang dilakukannya tes keperawanan bagi calon istri anggota TNI, (2) Mengkaji tinjauan hukum Islam tentang tes keperawanan bagi calon istri anggota TNI.
Hasil penelitian ini yaitu (1) latar belakang dilakukan tes keperawanan bagi calon istri anggota TNI adalah sebagai bentuk kepedulian atasan agar anggotanya memiliki istri yang bermoral, untuk mencegah tindakan asusila di kalangan TNI dan istri seorang prajurit harus memiliki kesehatan yang baik karena bisa saja ditinggal suami dalam melaksanakan dinas, sehingga tidak mengganggu suami dalam bertugas. (2) Tinjauan hukum Islam melalui metode maʻnawīyah terhadap tes keperawanan sebagai syarat calon istri anggota TNI adalah boleh berdasarkan teori maqāṣid asy-syarī‘ah dan aż-żarīʻah karena telah memenuhi prinsip kemaslahatan, serta harus memenuhi beberapa syarat dalam prosesnya agar menghindari kemudaratan, yakni proses tes keperawanan bagi calon istri anggota TNI khususnya bagi yang beragama Islam harus diutamakan dilakukan oleh dokter wanita muslimah, jika tidak ditemukan dokter muslimah boleh wanita non muslim, dilakukan dengan amanah dan humanis, dan sebelum dilaksanakan tes keperawanan hendaknya dilakukan pendekatan emosional terlebih dahulu.

ABSTRACT

In the military institution, a woman who would marry a military member is required to perform medical tests that included virginity tests. It is never advisable Koran, the sunna, nor practiced by the companions and successors. Therefore, this issue needs to be examined in the perspective of Islamic law. This type of research is the study of sociology of Islamic law. The approach used is the approach of jurisprudence proposal through maqasid asy-shari'ah theory and the theory of aż-żarīʻah. Subjects in this study is three military wifes. Techniques of data collection using interviews and documentation. This study aims to: (1) Determine the background does virginity tests for candidates for members of the military wife, (2) Assess the Islamic legal review of virginity tests for the future wife of a soldier.
The results of this study are (1) background made virginity tests for prospective wives of the military is a form of concern superiors that its members have a wife who is immoral, to prevent immoral acts among the military and the wife of a soldier must have good health as it could have left husbands in carrying out the service, so it does not interfere with the husband in charge. (2) Review of Islamic law through ma'nawīyah method of virginity testing as a condition of a prospective wife is allowed to be members of the military based on the theory maqasid asy-Shari'ah and aż-żarīʻah because it has met the principle of benefit, and must meet several requirements in the process in order to avoid disadvantage, the process of virginity tests for prospective wives of the military, especially those who are Muslim should preferably be done by a doctor Muslim women, if not found a doctor muslim should women non-muslims, carried out by the trust and humanist, and before implementation of virginity testing should be done in an emotional approach first.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tes Keperawanan; Syarat Calon Istri Anggota Tentara Nasional Indonesial; Perspektif Hukum Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012899 Islamic Family Law not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Syariah > Program Studi al-Akhwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 20 Sep 2018 03:24
Last Modified: 20 Sep 2018 03:24
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1133

Actions (login required)

View Item View Item