Persepsi pengusaha muslim kota Palangka Raya tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Yasin, Ahmad (2017) Persepsi pengusaha muslim kota Palangka Raya tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Undergraduate thesis, IAIN Palangka Raya.

[img]
Preview
Text
Skripsi Ahmad Yasin - 1302120262.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah salah satu bentuk kerjasama Internasional yang melibatkan negara-negara dikawasan ASEAN yang bertujuan untuk memperkuat bidang ekonomi di kawasan tersebut agar dapat memfasilitasi pergerakan dari sektor bisnis, tenaga kerja, peningkatkan daya saing, peningkatan kualitas sumber daya, serta hubungan multilateral antar negara anggota demi mencapai tujuan ekonomi yang lebih maju dan berkembang. Palangka Raya adalah salah satu kota di Indonesia yang akan terkena dampak MEA. Berdirinya salah satu usaha waralaba milik Malaysia yaitu Kopi Tiam yang berada di kawasan jalan Diponegoro Palangka Raya adalah contoh nyata berjalannya MEA. Kurangnya persiapan akan memberikan dampak negatif bagi para pengusaha lokal khususnya pengusaha muslim Palangka Raya.Beranjak dari rumusan masalah: yaitu (1) Bagaimana persepsi pengusaha muslim kota Palangka Raya terhadap MEA? (2) Bagaimana langkah strategis pengusaha muslim kota Palangka Raya dalam rangka menghadapi MEA?
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, adapun subjek penelitian ini adalah delapan pengusaha muslim dari empat bidang usaha potensial yang diantaranya Restoran/Rumah Makan, Kafe, Sarana Pengambilan Gambar, Kesehatan Tradisional, yang mana data tersebut didukung oleh keterangan delapan karyawan subjek pengusaha muslim kota Palangka Raya tersebut. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan datanya menggunakan triangulasisumber dengan mengumpulkan data dan informasi sejenis dari berbagai sumber yang berbeda.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang MEA dari para pengusaha muslim kota Palangka Raya yang masih belum begitu mengetahui tentang MEA tersebut dan persepsi pengusaha muslim Palangka Raya yang telah cukup sesuai dengan penerapan agenda MEA. Langkah dan strategi yang dilakukan oleh para pengusaha tersebut yang telah mengikuti 4 aspek pemasaran yang telah disesuaikan dengan usaha mereka masing-masing. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa para pengusaha muslim kota Palangka Raya juga kurang sigap dalam pemanfaatan agenda MEA, hal ini dilihat dari sisi pemanfaatan produk dan tenaga kerja berkualitas dari negara lain. Pengusaha-pengusaha tersebut rata-rata telah melaksanakan strategi yang telah mereka rencanakan, dari delapan subjek pengusaha hanya tiga pengusaha yang masih merencanakan strategi tersebut dikarenakan pengaruh MEA masih belum benar-benar mereka rasakan.

ABSTRACT

The AEC is one form of international cooperation involving the countries of the ASEAN region which aims to strengthen the economic field in the region in order to facilitate the movement of business sector, labor, increasing competitiveness, improving the quality of the resource, as well as multilateral relations between countries members in order to achieve economic goals more advanced and developed. Palangka Raya is one of the cities in Indonesia which will be affected by the AEC. The existence of one of the franchise owned Malaysia's Kopi Tiam, which is in the area of Palangka Raya Diponegoro street is a real example of the passage of the AEC. Lack of preparation will give a negative impact on local businesses, especially Muslim businessmen Palangka Raya.Moving on from the formulation of the problem: namely (1) What are the perceptions of Muslim businessman city of Palangka Raya to AEC? (2) What strategic steps Muslim businessman city of Palangka Raya in order to face the AEC?
This research is a field research using descriptive qualitative research method, as for the subject of this study is eight Muslim businessmen from the four business areas of potential include Restaurant / Restaurants, Cafes, Means Shooting, Traditional Health, which is where the data is backed up by the testimony of eight employees subject Muslim businessmen of the city of Palangka Raya. Technique data collecting by observation, interviews, and documentation. Data validation techniques using triangulation to collect data and similar information from different sources.
The results of this study show that knowledge of the AEC of Muslim entrepreneurs Palangka Raya city that still do not quite know about the AEC and the perception of Muslim businessmen who have enough Palangka Raya in accordance with the implementation of AEC schedule. Steps and strategies undertaken by the businessmen who have to follow the 4 marketing aspect that has been tailored to their businesses.The results also showed that Muslim entrepreneurs city of Palangka Raya also less readily in the utilization of the AEC schedule, it is seen from the side of labor utilization and quality products from other countries. These entrepreneurs on average have been executing a strategy they had planned, of the eight subjects employers only three employers were still planning the strategy due to the influence of AEC is still not truly they feel.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Persepsi; Pengusaha Muslim; Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Subjects: 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140199 Economic Theory not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Islam > Program Studi Ekonomi Syariah
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 23 Jul 2018 02:41
Last Modified: 24 Jul 2018 03:45
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1073

Actions (login required)

View Item View Item