Etika Advokat dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga islam

Tarantang, Jefry (2017) Etika Advokat dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga islam. Masters thesis, IAIN Palangka Raya.

[img]
Preview
Text
TESIS Jefry Tarantang - 15014009.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Keberadaan advokat sebagai penegak hukum dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga Islam memerlukan etika sebagai standar perilaku untuk membela klien. Etika advokat menekankan rumusan baik dan buruknya perilaku advokat berdasar legal formal penilaian kolektif organisasi advokat yang didasarkan pada kode etik. Etika tersebut dirumuskan dalam Kode Etik Advokat Indonesia Tahun 2002 Bab II pada Pasal 2 tentang Kepribadian Advokat, namun tidak secara baku menyebutkan etika advokasi terhadap klien, terlebih lagi etika advokat dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga Islam. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini: (1) Apa landasan etika advokat dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga Islam? (2) Bagaimana konsep etika advokat dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga Islam?
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif atau penelitian kepustakaan (library research). Bahan hukum yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode content analysis dan metode hermeneutik. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan historis (historical approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach).
Hasil penelitian: (1) Landasan etika advokat dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga terdiri dari beberapa landasan, yaitu: (a) landasan Alquran dan hadis; (b) landasan peraturan perundangan-undangan yang terdiri dari sumber hukum Pancasila dan UUD 1945(recht idee), Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, dan Kode Etik Advokat Indonesia Tahun 2002, (c) landasan filosofis menciptakan kemaslahatan keluarga melalui islah (perdamaian); (d) landasan teoritis,yang terdiri darikonstruksi mental yaitu ama>na>h yang mengandung nilai kejujuran, objektivitas, dan adil, dan konstruksi intelektual yaitu profesional meliputi keahlian di bidang hukum keluarga Islam; (e) landasan yuridis yang terdiri dari landasan yuridis konstitusional yang terdapat dalam Pancasila dan Pasal 27 ayat (1), dan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945, dan landasan yuridis normatif yang terdapat dalam Pasal 4 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, dan Pasal 2 dan Pasal 4 huruf a Kode Etik Advokat Indonesia Tahun 2002; dan (f) landasan sosiologis yaitu menjaga hubungan dalam interaksi para pihak yang bersengketa atau para klien khususnya anggota keluarga dalam sengketa keluarga yang menggunakan jasa advokat untuk mencari menciptakan kemaslahatan. (2) Konsep etika advokat dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga Islam dielaborasi berdasarkan nilai dasar yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan (musyawarah), dan keadilan dengan pengembangan prinsip perdamaian, prinsip ama>na>t dan adil, prinsip advokasi, prinsip penyelesaian sengketa keluarga, dan prinsip musyawarah, dalam rangka mengembalikan hubungan keluarga dengan mengutamakan jalan damai.

ABSTRACT

The existence of an advocate as law enforcement in resolving family law disputes as Islam requires ethical standards of conduct for defending clients. Ethics advocates emphasize the formulation of good and bad behavior-based legal advocate formal organization advocates the collective judgment based on the code of ethics. Ethics formulated in the ethics of the Indonesian Advocates the year 2002, Chapter II, Article 2 of the Personality of the Advocate, but not by default mention ethics advocacy for clients, especially ethics advocate in Islamic family law dispute resolution. The formulation of the problem in this study: (1) What is the foundation of ethics advocates in Islamic family law dispute resolution? (2) How does the concept of ethics advocate in Islamic family law dispute resolution?
This study is a normative legal research or library research. Legal materials that have been collected were analyzed using content analysis method and hermeneutic methods. The approach used is the approach of law (statute approach), the historical approach, and the conceptual.
Result of research: (1) the foundation of ethics advocates in Islamic family law dispute resolution consist of: (a) base of Alquran and hadith; (b) the legal basis of legislation consisting of the sources of Pancasila and the 1945 Constitution (recht idee), Regulation Number 18 year 2003 about Advocates, and the ethics of the Indonesian Advocates the year 2002, (c) the philosophical foundation creates the benefit of the family through peace (islah); (d) the theoretical foundation, consisting of mental constructions of ama>na>h containing honesty, objectivity, and fair value, and intellectual construction of professionals including expertise in the field of Islamic family law; (e) a juridical foundation consisting of the constitutional juridical foundation contained in Pancasila and Article 27 paragraph (1), and Article 28D paragraph (1) of the 1945 Constitution, and the normative juridical basis contained in Article 4 paragraphs (1) and (2) the Regulation Number 18 year 2003 about Advocates, and Article 2 and Article 4 Sub-Paragraph a of the ethics of the Indonesian Advocates the year 2002; And (f) the sociological basis of maintaining relationships in the interaction of the disputing parties or clients, especially family members in family disputes using advocate services to seek to create benefits. (2) The ethical concept of advocates in the settlement of family law disputes is elaborated based on the basic values of divinity, humanity, unity, community (discussion), and justice with the development of the principle of peace, the principle of justice and justice, the principle of advocacy, the principle of dispute settlement Family, and the principle of deliberation, in order to restore family relations by prioritizing the way of peace.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: etika advokat; sengketa; hukum keluarga Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012899 Islamic Family Law not elsewhere classified
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga
Depositing User: puttry puttry
Date Deposited: 03 Jul 2018 08:54
Last Modified: 04 Jul 2018 02:02
URI: http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1030

Actions (login required)

View Item View Item